Sains Al Qur'an | Zaitun adalah buah yang memiliki ribuan manfaat bagi manusia, buahnya yang enak dimakan, kayu dari pohon zaitun memiliki tekstur keras dan sangat indah. ada manfaat lain Selain untuk dimakan, buah zaitun juga dapat digunakan sebagai penyedap makanan. nah yang satu ini sari buahnya mengandung miyak yang digunakan sebagai penyedap makanan, menjaga agar kulit tetap awet muda
“Allah (pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahayaNya, seperti sebuah lubang yang tidak tembus yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam tabung kaca, (dan) tabung kaca itu bagaikan bintang yanh berkilauan, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang diberkahi, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di timur dan tidak pula di barat, yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak di sentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah memberi petunjuk kepada cahayaNya bagi orang yang Dia kehendaki, dan Allah membuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu” Surat An-Nur Ayat 35
Dalam hal ini kita akan mengaca pada ilmu pengetahuan yaiut penemuan ilmiah setiap benda memancarkan gelombang listrik yang mana setiap objek / benda ini berbeda beda. Salah satu peneliti yang bernama Dr. Royal R. Rife menemukan fakta bahwa makanan mengandung atau mengeluarkan gelombang elegtro-magnetik yang bisa diukur. dari beberapa objek ditemukan bahwa minyaklah yang memiliki gelombang elegtro-magnetik lebih tinggi. manusia sendiri memliki pancaran gelombang elegtro-magnetik 60 osilasi per detik; Sedangkan daun kering memiliki gelombang sekitar 20 osilasi per detik. penelitian ini kemudian berlanjut ke minyak zaitun. hasilnya mencengangkan yaitu memiliki 320 osilasi perdetik, gelombang ini hampir menyamai cahaya dan suara. ini memberikan penerangan tentang
minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak di sentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis)
Cahaya minyak zaitun memang tidak bisa dilihat dan cahaya tersebut muncul bukan karena ada api atau komponen api. Minyak Zaitun memang buah yang diberkahi dan tanda bahwa Al Qur'an diwahyukan dan sudah tentu kebenarannya.
Tidak ada komentar
Posting Komentar